Daya Tarik Wisata Pantai Watu Ulo


Jika anda menyempatkan diri untuk pergi ke jember dan mampir ke Watu Ulo sekeluarga atau dengan orang tercinta anda saya sarankan untuk membawa penutup kepala jika ingin bermain di tepi pantai pada siang hari,sebab terik matahari pada siang hari cukup panas disana.Dan bagi anda yang ingin berenang disarankan untuk meneruskan ke tanjung papuma karena dari segi keamanan wilayah papuma lebih safety untuk melakukan kegiatan mandi dilaut,kerana ombaknya yang tergolong relatif kecil,terdapat juga penyewaan ban dan perahu bagi pengunjung yang ingin melihat keindahan pantai dari arah laut.
Dari Watu Ulo anda tinggal meneruskan perjalanan mengikuti jalan menanjak gunung,dan kita dikenakan karcis masuk lagi,lebih aman jika kita menggunakan kendaraan "double gardan",perjalanan akan sangat mengasyikkan,kita bisa melihat keindahan kedua pantai ( watu Ulo dan papuma ) dari atas gunung.Inilah salah satu keindahan Ciptaan Tuhan yang Maha Besar,bisa anda lihat disini.

Biaya
Kalo dihitung hitung biaya untuk satu orang jika anda menggunakan kendaraan sendiri,

Masuk kawasan Pantai Watu Ulo Rp.5000
Masuk kawasan Papuma Rp.5000
Jadi total hanya sekitar Rp.10.000 per orang kita sudah bisa menikmati keindahan yang sangat eksotik ini.
Biaya parkir mobil Rp.2000
Jujur sebenarnya saya pribadi mengakui keindahan pantai watu ulo dibandingkan dengan tempat wisata serupa seperti ancol,kute,pangandaran dll.(mudah mudahan penilaian yang obyektif hehe).
Jarak tempuh dari kota Jember kurang lebih 50 KM


Sogleng

produk kota jember
Salah satu yang khas dari kota jember adalah tanaman Tembakaunya,sebagai penghasil tembakau nasional,kota ini mempunyai luas lahan pertanian yang cukup besar.Jika kita yang belum pernah tahu dengan tanaman tembakau bisa mengunjungi daerah ini pada musim musim kemarau,karena pada musim ini tiba musim tanam tembakau sebagai alternatife para petani selain tanaman palawija.
Sudah kah kita tahu apa nama dari tanaman ini pada waktu baru bersemi ?.
"Sogleng " ini adalah istilah untuk tembakau yang baru bersemi,kenapa ini saya muat sebagai judul posting?
Selain saya mencoba untuk belajar tentang SEO dengan posting ini,jelas ini ada hubungannya dengan kota jember bukan ? hehe
Ya... tentu masih erat kaitannya dengan jember sebagai penghasil tembakau.
Bagi saya pribadi nama "sogleng" memiliki arti tersendiri karena ini adalah julukan saya di waktu kecil,entah dari mana temen temen dapat ide tsb.
Terlepas dari fatwa MUI tentang haramnya merokok jumlah petani tembakau di wilayah ini belum terasa efeknya,walaupun erat hubungannya dengan permintaan pabrik rokok lokal akan tembakau kering juga pasaran ekspor untuk jenis "Na Ogs" masih cukup tinggi.Saya sendiri pribadi kurang begitu suka dengan roko,sejak berhenti merokok karena terserang batuk pada beberapa waktu lalu.
Namun saya berpikir jika seandainya kesadaran untuk berhenti merokok ini terjadi pada seluruh masyarakat di Indonesia pada khususnya bagaimana dengan nasib para pekerja di pabrik rokok?,juga akan berimbas di tingkat petani tembakau di jember ini ?....
Namun disisi lain saya berpikir bahwa petani jember termasuk beruntung karena tanah pertanian di jember tergolong subur sehingga berbagai jenis tanaman dapat tumbuh disini.
Sejauh yang saya tahu bahwa jenis tanaman sayuran dan palawija seperti :jagung,kol,timun,kacang,cabai merah,dll dapat tumbuh baik selain tanaman padi yang merupakan tanaman Utama

Pantai Watu Ulo Jember


Watu Ulo
Watu Ulo dalam bahasa jawa berarti Batu dan Ular
Sebuah pantai yang indah yang terletak di sebelah selatan kota Jember,tepatnya di kota kecil bernama Ambulu.Watu ulo ini menjadi tempat tujuan wisata favorit bagi masyarakat jember dan sekitarnya.
Konon Pantai ini memiliki legenda pada jaman dahulu.
Dari kisah kisah orang tua dapat kita peroleh berbagai macam Tentang seekor Naga Raksasa yang menjelma menjadi penunggu tanah pesisir selatan jawa ,ada yang menyatakan bahwa ular tersebut sangat besar,ekornya terletak di pesisir kota Banyuwangi yang ditandai dengan type ombak di wilayah ini yang cenderung menyabet (bhs jawa:seperti gerak ekor),sehingga dapat membahayakan bagi pengunjung di tepi pantai.
Kemudian badan ular tersebut berada di Watu Ulo ini sendiri,sehingga tipe ombak seperti menggulung,memang ombak di sini tergolong ganas sehingga daerah tersebut termasuk daerah terlarang bagi pengunjung pantai untuk berenang.
Dan kepala ular naga tersebut berada di kota Puger,sehingga tipe ombak di daerah ini cenderung mencaplok (bhs jawa:seperti mulut memakan).
Namun itu semua hanyalah legenda,boleh percaya boleh tidak sebab saya sendiri belum mendapatkan bukti bukti tentang kebenarannya.Yang pasti sebagian masyarakat tetap menganggap itu dahulu benar benar ada.
Terlepas dari itu semua yang pasti kawasan pantai Watu Ulo tetap menjadi Primadona bagi kaum muda di daerah ini.
Mungkin karena sudah menjadi maskot tujuan wisata sehingga jika dalam acara acara tertentu seperti tahun baru atau malam takbir menjelang idul fitri dan idhul adha pantai Watu Ulo selalu di padati pengunjung.
Pada saat musim air pasang,ombak pantai watu ulo cenderung ganas dan pihak pengelola melarang pengunjung untuk mandi di pantai.
MoreNiche Affiliate Program
Namun bagi pengunjung yang ingin berenang dapat bebas berenang di pantai pasir putih Tanjung Papuma yang terletak tidak jauh dari Pantai watu Ulo,hanya harus sedikit melanjutkan perjalanan menyusuri lereng gunung.
Dari Kota Jember anda bisa melanjutkan perjalanan darat menuju kota Ambulu selanjutnya langsung ke arah Watu Ulo,akses jalan ke tempat ini sangat bagus.

Tentang letak secara geografisnya anda bisa melihat di sini

Jember google satellite maps





Produk Makanan Dari Jember


Sedikit Tentang kota ini mungkin kebanyakan orang belum tahu apa sih yang khas dari kota ini ? nah bagi yang pernah pergi ke jember pun mungkin belum tahu apa sebenarnya yang khas dari kota yang pernah meraih ADIPURA ini.
produk makanan yang khas asli dari Jember adalah Suwar suwir ( panganan opo kui hehe ).
Makanan ini sebagian besar terbuat dari Tape ( singkong yang diragi) dan di olah dengan buah sirsak/nangka belanda (dlm bhs jawa),sejak jaman penjajahan Belanda dulu masyarakat sudah membuatnya,hal ini di latar belakangi karena banyaknya TAPE maka secara tidak sengaja timbul krativitas untuk membuat panganan yang lebih menarik sekaligus memiliki nilai tambah ( sesuai prinsip ekonomi hehe..) dari bahan dasar Tape yang cukup banyak didaerah ini.Pada Akhirnya banyak sekali produksi suwar suwir ini sehingga sampai sekarang beragam rasa suwar suwir ada di pasaran,milai rasa keju,coklat,dll.
Bagaimana Cara membuatnya ?
Nah ini yang mungkin agak menarik, kenapa ? karena setiap orang berbeda cara membuatnya walaupun berbahan dasar sama yakni TAPE.
Penganan ini sudah banyak ditemui di supermarket/mall di daerah Jember belum banyak di luar daerah.Kita harapkan mudah mudahan suwar suwir bisa dikenal ke seluruh Indonesia ( mimpi kali ya...) seperti makanan dari Texas atawa california it..'cu lhoo...
Di daerah lain ada kali ya kalo mirip mirip ama itu dodol,tapi uniknya ini dodol TAPE
Nanti kapan kapan kita kasih contoh resepnya yo ?
Tentunya yang Di tempat sampeyan banyak tersedia TAPE singkong


Jember Pesisir Selatan Jawa

Banyak Yang sudah Posting Tentang Pantai Selatan di wilayah Jember ini,jika kita sempat nyari di "mbah Google " banyak sekali yang ternyata menyukai keunikan pantai ini,
nah jika orang daerah lain suka dengan pantai ini bagaimana dengan orang jember nya ? mana mungkin daerah wisata sendiri dilupakan ?? ,bahkan lebih parah lagi ngga mau mengunjunginya lagi dengan alasan ndeso ..
Saya sendiri terakhir mengunjungi Watu Ulo sejak lulus SMU dulu ( tahoen 90 an ) hehe.... bukan berarti sudah melupakan dan ngga mau mengunjungi pantai ini,dikarenakan dah lama ngga berdomisili di jember lagi.
Meningglkan tanah kelahiran memang bukan hal yang begitu mengenakkan,tanah tempat kelahiran kita ngga akan pernah tergantikan dengan tempat baru,karena pasti banyak kenangan yang susah untuk dilupakan.